新闻是有分量的

Menteri Agama:Menodai agama atau tidak,itu hukum yang jawab

发布时间2016年11月4日下午5:19
2016年11月4日下午5:22更新

Pengunjuk rasa membentangkan spanduk bertuliskan'Gantung Ahok Di Sini'di Jembatan Penyeberangan Orang,Jumat(4/11)。 Foto oleh Natashya Gutierrez / Rappler

Pengunjuk rasa membentangkan spanduk bertuliskan'Gantung Ahok Di Sini'di Jembatan Penyeberangan Orang,Jumat(4/11)。 Foto oleh Natashya Gutierrez / Rappler

印度尼西亚雅加达 - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin meminta para pengunjuk rasa yang turun ke jalan hari ini menghormati proses hukum yang sedang berjalan。

Menurutnya polisi saat ini sudah memproses laporan dugaan penistaan​​ ayat suci yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。

“Proses hukum ini sudah berlangsung,bahkan Polri kemarin sudah mengatakan sudah dilayangkan undangan kepada yang bersangkutan(Ahok),Senin mendatang,”katanya Lukman Hakim di Jakarta,Jumat 4月4日。

Ribuan pengunjuk rasa memang menuntut agar Ahok segera diusut。 Baberapa di antara mereka bahkan meminta polisi segera menangkapnya karena telah melecehkan ayat suci dan agama。

Menurut Lukman Hakim hal itu tidak bisa dilakukan karena proses hukum ada tahapannya。 “Tidak bisa seperti membalik telapak tangan ya,perlu ada tahapan yang harus dilampaui,”katanya。

Karena itu ia meminta para pengunjuk rasa bersabar menungu proses hukum。 Sehingga yang menentukan apakah Ahok telah menodai agama atau tidak adalah hukum。 “Menodai agama atau tidak,itu hukum yang jawab,”katanya。

Karena itu,Lukman Hakim melanjutkan,aksi unjuk rasa yang digelar hari ini tidak akan mempengaruhi proses hukum yang saat ini sedang berjalan。 -dengan laporan ANTARA / Rappler,com