新闻是有分量的

Polda Metro lepaskan 10 terduga provokator aksi 11月4日

发布时间2016年11月6日下午2点07分
2016年11月6日下午2:07更新

Sejumlah orang memukul petugas kepolisian saat unjuk rasa di depan Istana Negara di Jakarta,pada 2016年11月4日。摄影oleh M Agung Rajasa / Antara

Sejumlah orang memukul petugas kepolisian saat unjuk rasa di depan Istana Negara di Jakarta,pada 2016年11月4日。摄影oleh M Agung Rajasa / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya melepaskan 10 pendemo yang diduga menjadi provokator saat Aksi Bela Islam pada Jumat,11月4日lalu。

“Tujuh orang tidak ditemukan perbuatan pidananya,”kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono,pada Minggu,11月6日。

Sebelumnya,polisi mengamankan sejumlah pendemo saat terjadi kericuhan aksi damai di Jalan Merdeka Barat dan Jalan Merdeka Utara,Jakarta Pusat。

Berdasarkan hasil gelar perkara,menurut Awi,7 orang tidak ditemukan perbuatan pidana,sedangkan tiga orang lainnya terdapat unsur pidana namun kurang alat bukti。

“Sehingga 10 orang itu dipulangkan,”katanya。

Aksi demo yang berjalan lancar hingga petang itu berubah menjadi rusuh pada malam hari menjelang pukul 20:00 WIB。

Massa melempari petugas keamanan dengan botol air mineral,kayu,dan batu,yang dibalas aparat dengan menyemprotkan gas air mata untuk membubarkan diri。

Para pendemo yang ditangkap ini berasal dari berbagai daerah dan berusia antara 16-36 tahun。 -Antara / Rappler.com