新闻是有分量的

Ani Yudhoyono:Tudingan terhadap SBY fitnah yang keji

2016年11月7日上午11:46发布
2016年11月7日上午11:46更新

Ani Yudhoyhono(kiri)menyaksikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono(SBY)menggelar jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,pada 2016年11月2日。摄影oleh Yulius Satria Wijaya / Antara

Ani Yudhoyhono(kiri)menyaksikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono(SBY)menggelar jumpa pers di kediamannya di Puri Cikeas,Kabupaten Bogor,Jawa Barat,pada 2016年11月2日。摄影oleh Yulius Satria Wijaya / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Istri Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono(SBY),Ani Yudhoyono,menilai tudingan yang menyebut suaminya sebagai aktor politik di belakang demo besar-besaran pada Jumat pekan lalu,11月4日,adalah sebuah fitnah yang keji。

“Kalau ada tuduhan kepada pak SBY yang menggerakkan dan mendanai aksi damai 11月11日lalu,itu bukan hanya fitnah yang keji,tetapi juga penghinaan yang luar biasa kepada Pak SBY,”tulis Ani saat menanggapi komentar di akun media sosial Instagram pribadinya,@ aniyudhoyono。

Mantan Ibu Negara yang bernama lengkap Kristiani Herawati itu mengatakan bahwa selama 30 tahun berkarier di TNI dan selanjutnya di pemerintahan,SBY telah mengabdi kepada bangsa dan negara,siap mempertahankan dan membela NKRI dengan mempertaruhkan nyawanya。

Ibu dari calon gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono itu juga menekankan bahwa Tuhan lah yang mengetahui segala hal yang sebenarnya tentang keluarganya。

Berikut pernyataan lengkap Ani ketika membalas komentar pengguna media sosial,seperti dikutip dari akun Instagramnya:

“Saya sangat menghargai pendapatmu.10 tahun Pak SBY memimpin negara,tidak ada DNA keluarga kami berbuat yang tidak-tidak.Jadi alau ada tuduhan kepada pak SBY yang menggerakkan dan mendanai aksi damai 11月11日lalu,itu bukan hanya fitnah yang keji,tetapi juga penghinaan yang luar biasa kepada Pak SBY。

“Dalam perjalanan hidupnya selama 30 tahun di TNI dan selanjutnya di pemerintahan,Pak SBY telah mengabdi kepada bangsa dan negara,siap mempertahankan dan membela NKRI dengan taruhan nyawanya。 Sekali lagi tuduhan itu sangat kejam。 Allah Maha Tahu apa yang kami lakukan selama ini。“

Sebelumnya,dalam konferensi pers pasca demo besar-besaran di depan Istana Negara yang berujung ricuh,Presiden Jokowi mengatakan ada“aktor-aktor politik”di balik aksi tersebut。 Namun ia tidak menyebutkan secara rinci siapa aktor politik yang dimaksud。 -Rappler.com