新闻是有分量的

Polda Metro panggil Ketua Umum HMI terkait kerusuhan 11月4日

2016年11月7日下午1:41发布
2016年11月7日下午1:41更新

Sejumlah mobil terbakar saat unjuk rasa 2016年11月4日迪雅加达。 Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

Sejumlah mobil terbakar saat unjuk rasa 2016年11月4日迪雅加达。 Foto oleh M Agung Rajasa / Antara

雅加达,印度尼西亚 - Penyidik Polda Metro Jaya memanggil Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam(Ketum PB HMI)Mulyadi P Tamsir terkait Aksi Bela Islam yang berujung ricuh pada Jumat,11月4日lalu。

“Penyidik menjadwalkan pemeriksaan hari [Senin] ini pukul 10:00 WIB,”kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono。

Awi mengatakan penyidik memanggil Mulyadi sebagai saksi terkait demonstrasi yang mengakibatkan bentrokan antara massa dengan petugas keamanan。 Diduga massa dari HMI terlibat dalam kericuhan tersebut。

Lebih lanjut,polisi perwira menengah itu menambahkan penyidik juga akan mendalami keterangan Mulyadi dengan 10 pendemo yang sempat diamankan saat kerusuhan,namun kini sudah dilepaskan。

“Pendemo yang sempat diamankan itu dari berbagai organisasi,”tutur Awi。

Sebelumnya,kelompok Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia(GNPF-MUI)berunjuk rasa menolak penistaan​​ agama di sekitar Silang Monumen Nasional(Monas)Jakarta pada Jumat pekan lalu。

Ratusan ribu massa yang terdiri dari berbagai organisasi kemasyarakatan Islam berunjuk rasa di kawasan Istana Merdeka dan Monumen Nasional untuk meminta penegakan hukum terkait dugaan penistaan​​ agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama。

Awalnya,aksi berjalan damai namun massa mulai anarkis selepas salat Isya sehingga petugas melepaskan tembakan gas air untuk membubarkan konsentrasi pengunjuk rasa。 -Antara / Rappler.com