新闻是有分量的

Buni Yani:Demi Allah说是meiddit视频Ahok

2016年11月7日下午4点06分发布
2016年11月7日下午4:06更新

Buni Yani(tengah),terlapor pengedit视频Ahok,saat gelar konferensi pers di Jakarta,pada 2016年11月6日。截图dari YouTube / Antara新闻

Buni Yani(tengah),terlapor pengedit视频Ahok,saat gelar konferensi pers di Jakarta,pada 2016年11月6日。截图dari YouTube / Antara新闻

雅加达,印度尼西亚 - Buni Yani kembali menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan proses编辑apalagi memotong视频ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama soal dugaan kasus penistaan​​ agama。

“Saya dituduh memotong视频,yang durasinya dari 1 jam 40 menit menjadi 31 detik.Saya tidak mempunyai kemampuan editing.Saya tidak mempunyai alatnya untuk editing.Saya tidak ada waktu editing.Saya juga tidak mempunyai kepentingan,untuk apa saya memotong video itu,” kata Buni Yani dalam konferensi pers di Jakarta,pada Senin,11月7日。

Buni Yani adalah terlapor yang dituduh mengedit video Ahok hingga menyulut kemarahan publik yang berbuntut aksi demo besar-besar di depan Istana Merdeka pada Jumat,11月4日lalu。

Sebelumnya,ketika Ahok mengunjungi warga Kepulauan Seribu pada 9月lalu,Ahok mengutip surah Al-Maidah ayat 51 dari Al-Qur'an。 Cuplikan视频dari pidato tersebut beredar病毒di媒体sosial sehingga membuat umat穆斯林murka dan menuduh Ahok melakukan penghinaan terhadap agama Islam。

Namun Buni,yang mengunggah potongan video tersebut,membantah menghilangkan salah satu bagian dalam video。 Ia menegaskan tidak mengubah apapun dalam video。

“Saya dituduh menghilangkan isi video [soal ada tidaknya kata'pakai']。Klarifikasi saya,semua itu tidak benar,bohong.Saya bersaksi demi Allah,dunia akhirat,tidak mengubah apa-apa dalam video itu,”ujarnya lantang。

Dosen di salah satu perguruan tinggi di Jakarta itu mengatakan kalau dia bukan orang pertama yang mengunggah video Ahok di media sosial。 Buni mengungkapkan,media yang pertama kali mengunggah video justru mengutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta。

“Saya bukan orang yang pertama kali meng- 上传视频.Saya mendapatkan dari media NKRI,jadi sama sekali bukan saya.Sebelum media NKRI,di- upload di website Pemda [DKI Jakarta],”tuturnya。

Relawan pendukung Ahok kemudian melaporkan Buni ke polisi karena dianggap sengaja mengedit rekaman video Ahok。

Kadivhumas Polri Irjen男孩Rafli Amar sempat mengatakan dalam kasus ini。 Ahok sendiri kini tengah menjalani pemeriksaan di Badan Reserse Kriminal(Bareskrim)。 -Antara /印尼警察