新闻是有分量的

Jokowi ucapkan terima kasih pada PBNU sebagai penyangga utama NKRI

发布时间2016年11月7日下午7:52
2016年11月7日下午7:52更新

Presiden Jokowi(kedua kiri)saat berkunjung ke kantor PBNU di Kramat,Jakarta,pada 2016年11月7日.Foto dari setkab.go.id

Presiden Jokowi(kedua kiri)saat berkunjung ke kantor PBNU di Kramat,Jakarta,pada 2016年11月7日.Foto dari setkab.go.id

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama(PBNU)atas peranan besarnya sehingum demonstrasi yang dilaksanakan oleh sejumlah elemen masyarakat di depan Istana Merdeka,Jakarta,pada Jumat,11月4日lalu,berjalan tertib丹达迈

“Saya mengucap terima kasih kepada jajaran pengurus NU dari pusat sampai daerah yang telah memberikan pernyataan-pernyataan yang mendinginkan suasana,pernyataan-pernyataan yang menyejukkan suasana,sehingga pada saat demo tanggal 4 yang lalu sampai sore Maghrib berjalan dengan damai,”kata Jokowi usai berkunjung ke kantor PBNU di Jalan Kramat Raya,Jakarta Pusat,pada Senin,11月7日。

Jokowi menilai,NU telah menjadi penyangga utama dari Negara Kesatuan Republik Indonesia(NKRI),sebagai penyangga utama Pancasila,keberagaman,dan kerukunan antar umat beragama。

Dalam pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih setengah jam tersebut diakui oleh Presiden membahas banyak hal,utamanya ialah hal-hal konkret dan kerja sama antara pemerintah dengan NU guna membangun bangsa Indonesia。

“Saya kira banyak hal yang perlu kita selesaikan bersama-sama antara pemerintah dengan NU di lapangan。 Terutama yang berkaitan dengan ekonomi keumatan,hal-hal yang berkaitan dengan radikalisme。 Saya kira banyak hal yang nanti bisa kita lakukan bersama NU dan pemerintah,“ungkap Presiden。

PBNU:Pemimpin tak boleh ucapkan kalimat kotor

Dalam pertemuan tersebut,pihak PBNU diwakili oleh KH Ma'ruf Amin(Rais Am PBNU),KH Masdar Farid Mas'udi(Rais Syuriyah PBNU),KH Said Aqil Siroj(Ketua Umum PBNU),dan Helmy Faishal Zaini(Sekretaris Jenderal PBNU) 。

PBNU sendiri mengatakan bahwa aksi demo 11月4日lalu merupakan bagian dari demokrasi yang beradab dan niat yang tulus untuk meluruskan etika kepemimpinan。

Karena menurut说Aqil,hakikat kepemimpinan adalah teladan yang baik。

“Pemimpin tidak boleh berujar kalimat-kalimat kotor yang menimbulkan kontroversi bahkan melahirkan perpecahan。 Seperti pepatah'keselamatan seseorang adalah dengan menjaga lisannya',“kata Said Aqil seperti dikutip dari 。

Seperti diketahui,Aksi Bela Islam pada 11月4日lalu adalah untuk meminta Jokowi mencopot Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama yang diduga telah melakukan penistaan​​ terhadap agama Islam。

Dalam pidatonya kepada warga Kepulauan Seribu pada 9月lalu,Ahok mengutip surah Al-Maidah ayat 51. Ia meminta agar warga tidak mudah ditipu oleh pihak-pihak yang membodohi pemilih dengan menggunakan ayat Al-Qur'an。

Kini pihaknya mengajak warga Indonesia untuk memperkokoh tali keagamaan,kebangsaan,dan kemanusiaan。

Sementara itu,Said juga mengatakan bahwa tidak tepat untuk mengatakan bahwa aksi demo tersebut ditunggangi oleh“aktor-aktor politik”。

“Tugas aparat keamanan adalah menindak pihak-pihak yang ingin menodai niat luhur dari aksi damai 11月4日。 Adapun mengenai kericuhan yang ditimbulkan,kami tidak yakin bahwa itu dilakukan para pengunjuk rasa。 Kami justru menengarai hal itu dilakukan oleh kelompok yang ingin merusak kemurnian dan niat suci dari tujuan gerakan aksi damai 11月4日,“卡塔赛义德。

Sebelumnya,usai aksi demo yang berjalan damai berujung kericuhan itu,Presiden Jokowi mengadakan konferensi pers pada tengah malam。 Dalam kesempatan itu,Jokowi menyayangkan aksi rusuh yang menurutnya ditunggangi oleh“aktor-aktor politik”。

说juga mengatakan pihaknya menyayangkan kelambanan pemerintah dalam melakukan komunikasi politik dengan rakyatnya。 “Agar pemerintah Pak Joko Widodo segera melakukan dialog yang lebih intensif dengan seluruh lintas tokoh pemuka agama sehingga terbangun suasana yang kondusif,”katanya。 -Rappler.com